<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Cepat sembuh Nyak Nek</title>
	<atom:link href="https://fahrisalakbar.web.id/cepat-sembuh-nyak-nek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://fahrisalakbar.web.id/cepat-sembuh-nyak-nek/</link>
	<description>Knowledge sharing for health management and information system</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Jan 2015 03:11:11 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.2</generator>
	<item>
		<title>By: Fahrisal &#187; Blog Archive Selamat Jalan Nyak Nek Fatimah &#124; Fahrisal</title>
		<link>https://fahrisalakbar.web.id/cepat-sembuh-nyak-nek/#comment-76</link>
		<dc:creator>Fahrisal &#187; Blog Archive Selamat Jalan Nyak Nek Fatimah &#124; Fahrisal</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 01:26:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fahrisalakbar.com/?p=755#comment-76</guid>
		<description><![CDATA[[...] Setelah kepergian Nyak Nek, aku akan merindukan setiap nasehat dan juga petuah yang beliau sampaikan di kala kami sedang duduk berdua sambil minum teh. Hanya foto wajah beliau yang selalu ku pandangi dan masih ku simpan di laptop ku saat ini. Yaa&#8230; paling tidak dapat sedikit mengobati rasa rinduku pada Nyak Nek Fatimah yang telah kembali ke rahmatullah. Terakhir kali aku melihat wajah Nyak Nek secara langsung, yaitu di saat aku meminta maaf dengan mencium tangan beliau sebelum aku berangkat kembali ke Yogyakarta pada bulan Januari tahun 2011 untuk melanjutkan pendidikan. Namun, suara Nyak Nek masih sempat aku dengarkan beberapa waktu lalu ketika aku menelepon di saat beliau sedang sakit keras. Untuk postingan mengenai kondisi Nyak Nek di saat beliau sedang sakit keras tersebut pernah aku buat tulisan pada halaman ini. [...]]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Setelah kepergian Nyak Nek, aku akan merindukan setiap nasehat dan juga petuah yang beliau sampaikan di kala kami sedang duduk berdua sambil minum teh. Hanya foto wajah beliau yang selalu ku pandangi dan masih ku simpan di laptop ku saat ini. Yaa&#8230; paling tidak dapat sedikit mengobati rasa rinduku pada Nyak Nek Fatimah yang telah kembali ke rahmatullah. Terakhir kali aku melihat wajah Nyak Nek secara langsung, yaitu di saat aku meminta maaf dengan mencium tangan beliau sebelum aku berangkat kembali ke Yogyakarta pada bulan Januari tahun 2011 untuk melanjutkan pendidikan. Namun, suara Nyak Nek masih sempat aku dengarkan beberapa waktu lalu ketika aku menelepon di saat beliau sedang sakit keras. Untuk postingan mengenai kondisi Nyak Nek di saat beliau sedang sakit keras tersebut pernah aku buat tulisan pada halaman ini. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
